pkbmassafarwadi.com

Welcome to pkbmassafarwadi.com!

Trump Klaim Kesepakatan Baru dengan Iran Lebih Baik dari Pakta Nuklir

Novi Christiastuti – detikNews
Selasa, 21 Apr 2026 10:48 WIB

Washington DC – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim kesepakatan yang sedang dinegosiasikan dengan Iran akan jauh lebih baik daripada pakta nuklir sebelumnya, Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA), yang ditandatangani pada era Presiden AS Barack Obama tahun 2015 silam.
“KESEPAKATAN yang sedang kita buat dengan Iran akan JAUH LEBIH BAIK daripada JCPOA, yang biasa disebut sebagai ‘Kesepakatan Nuklir Iran’,” tulis Trump dalam pernyataan terbarunya via media sosial Truth Social, seperti dilansir Anadolu Agency, Selasa (21/4/2026).

Trump mengecam JCPOA sebagai “salah satu kesepakatan terburuk” yang pernah dibuat terkait keamanan AS.

Dia bahkan menyebut kesepakatan JCPOA berfungsi sebagai “jalan pasti menuju senjata nuklir” bagi Iran. Ditegaskan Trump bahwa skenario semacam itu tidak akan terjadi di bawah pemerintahannya.

Trump mengklaim bahwa keputusannya tahun 2018 lalu untuk menarik AS dari JCPOA telah mencegah penggunaan senjata nuklir terhadap negara-negara Timur Tengah, Israel, dan pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.

“Jika kesepakatan terjadi di bawah ‘TRUMP’, itu akan menjamin perdamaian, keamanan, dan keselamatan, tidak hanya untuk Israel dan Timur Tengah, tetapi juga untuk Eropa, Amerika, dan di mana pun,” tegasnya.

“Itu akan menjadi sesuatu yang dibanggakan oleh seluruh dunia, alih-alih tahun-tahun penuh rasa malu dan penghinaan yang terpaksa kita rasakan karena kepemimpinan yang tidak kompeten dan pengecut!” sebutnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang potensi perundingan lanjutan antara AS dan Iran di Pakistan, setelah pembicaraan sebelumnya berakhir tanpa kesepakatan apa pun.

Trump mengumumkan pada Minggu (19/4) bahwa perwakilan AS akan terbang ke Islamabad, ibu kota Pakistan, untuk bernegosiasi. Sedangkan Teheran belum secara resmi mengkonfirmasi partisipasinya dan menuntut pencabutan blokade laut oleh Washington.

Dalam pernyataan terpisah via Truth Social, Trump mengatakan dirinya “sama sekali tidak mendapat tekanan” untuk mencapai kesepakatan dengan Iran. Namun dia mengklaim bahwa blokade AS “benar-benar menghancurkan Iran” dan menegaskan blokade laut itu tidak akan dicabut sampai ada kesepakatan.

Baca artikel detiknews, “Trump Klaim Kesepakatan Baru dengan Iran Lebih Baik dari Pakta Nuklir” selengkapnya https://news.detik.com/internasional/d-8453941/trump-klaim-kesepakatan-baru-dengan-iran-lebih-baik-dari-pakta-nuklir.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/

Trump Janjikan “Deal” Baru dengan Iran: Lebih Hebat dari JCPOA?

Dunia diplomatik kembali memanas. Presiden Donald Trump baru saja melontarkan klaim berani melalui akun Truth Social miliknya: Kesepakatan baru yang sedang digodok dengan Iran akan jauh lebih baik daripada JCPOA (Joint Comprehensive Plan of Action).

Bukan Trump namanya jika tidak memberikan bumbu kritik tajam pada kebijakan pendahulunya. Ia menyebut pakta nuklir tahun 2015 era Obama-Biden sebagai salah satu “kesepakatan terburuk” yang pernah dibuat Amerika Serikat.

Apa yang Diklaim Trump?

Dalam serangkaian unggahannya, Trump menegaskan bahwa pemerintahannya sedang berada dalam posisi tawar yang sangat kuat. Berikut adalah poin-poin utama dari klaim sang Presiden:

  • Keamanan Total: Trump menjanjikan kesepakatan ini tidak hanya akan mencegah Iran memiliki senjata nuklir, tetapi juga menjamin keamanan bagi Israel, Timur Tengah, dan bahkan Eropa.
  • Mengoreksi “Kesalahan” Masa Lalu: Ia kembali mengungkit masalah pengiriman uang tunai sebesar $1,7 miliar di masa lalu ke Iran, yang menurutnya adalah sebuah penghinaan bagi AS.
  • Tanpa Tekanan Waktu: Meski perundingan di Islamabad (Pakistan) sedang berlangsung dalam suasana gencatan senjata yang tegang, Trump menegaskan ia tidak terburu-buru. “Kualitas kesepakatan lebih penting daripada kecepatan,” tuturnya.

Konteks yang Terjadi di Lapangan

Pernyataan ini muncul di tengah situasi yang cukup pelik. Berikut adalah fakta di balik layar yang perlu Anda ketahui:

  1. Gencatan Senjata yang Rapuh: Saat ini sedang berlangsung gencatan senjata dua minggu yang akan segera berakhir. Hubungan kembali menegang akibat blokade pelabuhan Iran oleh AS dan isu penutupan Selat Hormuz oleh Teheran.
  2. Tim Negosiasi “All-Star”: Trump mengirimkan tim kelas berat ke Pakistan, termasuk Wakil Presiden JD Vance, Jared Kushner, dan Utusan Khusus Steve Witkoff. Ini menunjukkan betapa seriusnya administrasi kali ini dalam mengunci kesepakatan.
  3. Respon Iran: Di pihak lain, Teheran masih menunjukkan sikap waspada. Mereka menolak bernegosiasi “di bawah bayang-bayang blokade” dan menuntut keadilan ekonomi sebelum benar-benar menandatangani apa pun.

Mengapa Ini Penting bagi Kita?

Jika kesepakatan “hebat” yang dijanjikan Trump benar-benar terwujud, stabilitas harga energi global (terutama minyak) bisa kembali normal. Namun, jika negosiasi ini buntu, risiko eskalasi militer di kawasan Timur Tengah tetap menjadi ancaman nyata.

“Jika kesepakatan terjadi di bawah ‘TRUMP’, itu akan menjadi sesuatu yang dibanggakan seluruh dunia, bukan lagi rasa malu yang harus kita derita selama bertahun-tahun.”Donald Trump

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *